Rabu, 22 Mei 2013

visual Basic



BAB II

TINJAUAN PUSTAKA



2.1 Aplikasi

 Aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak computer yang memanfaatkan kemampuan computer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna Wikimedia.Aplikasi adalah penggunaan dan penerapan suatu konsep yang menjadi pokok pembahasan.

Aplikasi dapat diartikan juga sebagai program computer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melaksanakan tugas tertentu. Aplikasi software yang dirancang untuk pengguna praktisi khusus, klasifikasi luas ini dapat di bagi menjadi 2 (dua) yaitu :

1.      dirancang Aplikasi software spesialis, program dengan dokumentasi tergabung yang untuk menjalankan tugas tertentu.

2.      Aplikasi paket suatu program dengan dokumentasi tergabung  yang                                dirancang untuk jenis masalah tertentu.




2.2 Pengolahan


Menurut Edy sutanta (2003:2010) pengolahan data adalah berupa program aplikasi computer yang dikembangkan untuk keperluan khusus. Sedangkan menurut S.P. Siabian (2000:4) adalah kegiatan , bantuan tangan atau peralatan dan mengikuti serangkaian langkah langkah pola-pola tertentu untuk mengubah data baik bentuk , susunan atau sifatnya menjadi lebih berguna dalam menambil keputusan.



2.3 Data


Data berasal dari bahasa Latin yaitu datum yang berarti fakta, kenyataan, kejadian atau peristiwa. Jadi data atau fakta adalah kenyataan dari sesuatu kejadian atau peristiwa. Data dapat didefinisikan yaitu kumpulan fakta-fakta yang berupa fisik dan bukan fisik, kejadian-kejadian dan prosedur yang belum diolah manusia atau peralatan yang digunakan oleh manusia.Kegunaan dari data adalah sebagai bahan dasar yang objektif di dalam proses penyusunan kebijaksanaan dan keputusan oleh pimpinan organisasi. Data merupakan keterangan yang masih mentah (belum diolah). Agar dapat dipergunakan, maka data tersebut harus diolah terlebih dahulu ke dalam bentuk informasi yang sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan.(Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon, 2008

2.4 Gaji

Gaji
adalah salah satu hal yang penting bagi setiap karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan, karena dengan gaji yang diperoleh seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Hasibuan (2002) menyatakan bahwa “Gaji adalah balas jasa yang dibayar secara periodik kepada karyawan tetap serta mempunyai jaminan yang pasti” (p. 118). Pendapat lain dikemukakan oleh Handoko (1993), “Gaji adalah pemberian pembayaran finansial kepada karyawan sebagai balas jasa untuk pekerjaan yang dilaksanakan dan sebagai motivasi pelaksanaan kegiatan di waktu yang akan datang” (p. 218). Selain pernyataan Hasibuan dan Handoko, ada pernyataan lainnya mengenai gaji dari Hariandja (2002), yaitu Gaji merupakan salah satu unsur yang penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, sebab gaji adalah alat untuk memenuhi berbagai kebutuhan pegawai, sehingga dengan
gaji yang diberikan pegawai akan termotivasi untuk bekerja lebih giat.
Teori yang lain dikemukakan oleh Sastro Hadiwiryo (1998), yaitu :
Gaji dapat berperan dalam meningkatkan motivasi karyawan untuk bekerja lebih efektif, meningkatkan kinerja, meningkatkan produktivitas dalam perusahaan, serta mengimbangi kekurangan dan keterlibatan komitmen yang menjadi ciri angkatan kerja masa kini. Perusahaan yang tergolong modern, saat ini banyak mengaitkan gaji dengan kinerja.
Pernyataan di atas juga didukung oleh pendapat Mathis dan Lackson (2002), “Gaji adalah suatu bentuk kompensasi yang dikaitkan dengan kinerja individu, kelompok ataupun kinerja organisasi” (p. 165).
2.5  Karyawan
karyawan adalah sesorang yang ditugaskan sebagai pekerja dari sebuah perusahaan untuk melakukan operasional perusahaan dan dia bekerja untuk digaji.
Menurut para ahli :
pengertian karyawan adalah sesorang yang ditugaskan sebagai pekerja dari sebuah perusahaan untuk melakukan operasional perusahaan dan dia bekerja untuk digaji.
berhubungan dengan karyawan pasti takkan lepas dari kinerja karyawan maka dan setiap perusahaan akan selalu melakukan penilaian kinerja karyawan.

2.6 Alat Pengembangan Sistem

2.6.1 Diagram Alir Dokumen

Menggambarkan system dengan menggunakan bagan alir dokumen (document flowchart atau mapping chart) merupakan bagan alir yang mengujudkan arus dari laporan permulir termasuk tembusan-tembusanya (Edhy Sutanta 2005:56),Simbol-simbol yang di gunakan dalam bagan alir dokumen adalah sebagai berikut:
 Tabel 2.1 Daftar Simbo Mapping Chart
NO
SIMBOL
KETERANGAN
1
Dokumen
Menujukan Dokumen Input Dan Output baik untuk baik proses manual maupun komputer
2
Kegiatan Manual
Menujukan Kegiatan Manual
3
Proses
Menujukan Kegiatan Proses dari oprasi program computer
4
                                                   
                n
Simpanan Offline
File Non Kompueter yang di aripkan urut berdasarkan angka
5
Simpanan Offline
File Non Kompueter yang di aripkan urut berdasarkan Huruf
6
Simpanan Offline
File Non Kompueter yang di aripkan urut berdasarkan Tanggal
7
Simbol Uang

8
Oprasi Luar
Manunjukan Oprasi yang di lakukan di luar proses computer
9
Pngurutan Offline
Menujukan prosese pengurutan data di luar proses komputer
10
Hardisk
Menunjukan penyimpanan (input/output)dalam/dari hardisk
11
Diskette
Menunjukan penyimpanan (input/output)dalam/dari Diskette
12
Keyboard
Menunjukan Input Yang menggunakan On_Line Keyboard
13
Penjelasan
Menujukan penjelasan dari suatu proses
14
Penghubung
Menunjukan penghubung kedalam halaman yang sama
15
Penghubung
Menunjukan penghubung kedalam halaman yang berbeda
16
Hubungan Komunikasi
Manunjukan Proses transmisi data melalui channel komunikasi
17
Garis Alir
Menujukan arus dari proses
18
Terminal
Menunjukan awal dan akhir dari diagram alir dokumen
19
Keputsan/kondisional
Menunjukan proses seleksi atas suatu kondisi untuk menentukan proses berikut nya









2.6.2 Data Flow Diagram (DFD)

Data Flow Diagram (DFD) merukpakan alat yang di gunakan notasi untuk menggambarkan suatu yang telah ada di system yang baru yang di usulkan secara logika tanpamempertimbangkan lingkungan fisik di mana data tersebut mengalir dan data tersebut akan disimpan.menurut jogianto (2000:795) Flowchart merupakan bagan yang menunjukan alir di dalam perogran atau prosedur program secara logika.simbol yang di gunakan adalah:
  1. Kesatuan Luar (External Entity)
      Simbol 

                       
Gambar 2.2 Kesatuan Luar

Kesatuan Luar merupakan subyek di lngkugan luar system yang akan memberikan  input atau menerima output.kesatuan luar dapat berupa:
a.       Suatu Kantor,departemen atau divisi dalam perusahaan tetapi di luar system yang sedang di kembangkan.
b.      Orang atau seklompok orang di organisasi tetapi di luar system yang sedang di kembangkan.
c.       Suatu organisasi atau orang yang berada di luar organisasi
d.      Sistem Informasi yang lain di luar system yang sedang di kembangkan
e.       Sumber asli dari suatu transaksi .
f.       Penerimaanakhir dari sauatu laporan yang di hasilkan olehsistemb, Arus Data (Data Flow)


 
 Simbol 
                            
       Gambar 2.3 Arus Data
Arus Data menunjukan arus dari data yang mengalir diantara proses, simpanan data   dan       kesatuan luar ,yang dapat berupa masukan unruk system maupun hasil dari proses system maupun hsil dari proses system.Arus data dapat berbentuk:
a.       Formulir atau dokumen yang di gunakan di perusahaan
b.      Laporan yang tercetak yang di hasilkan oleh system
c.       Tampilan atau Output di layar computer yang di hasilkan oleh system
d.      Masukan Untuk computer
e.       Komunikasi Ucapan
f.       Surat-surat atau memo
g.      Data yang dibaca atau yang direkamkan ke suatu file
h.      Suatu isian yang di catat pada buku agenda
i.        Tranmisi data dari suatu computer ke computer yang lain
C . Proses (Proces)
                                                 Identifikasi Proses
                                                    Nama Proses                                                           pemproses                   Pemproses

Gambar 2.4 Simbol Pemroses
Suatu Proses adalah suatu kegiatan atau kerja yang di lakukan oleh orang,mesin atau computer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk di hasilkan arus data yang akan keluar dari proses.
Setiap proses harus di beri penjelasan meliputi :
a.       Identifikasi proses, berupa sauatu angka yang menunjukan nomor acuan dari proses dan di tulis pada bagian atas proses.
b.      Nama Proses,menunjukan apa yang harus di kerjakan oleh proses tersbut,nama dari proses harus jelas dan lengkap mengambarkan kegiatan proses.
c.       Pemroses,menunjukan siapa yang melakukan proses dari suatu kegiatan
              
d.      Data Store ( Simpanan data )
Simbol
   No  Nama File                            Nama File         
                  
Gambar 2.5 Simbol Simpana Data
Simpanan data merupakan simpanan dari data yang dapat berupa :
1.      Suatu file data base di sistem computer
2.      .Sauatu arsip atau catatan manual
3.      Suatu kotak tempa data di meja seseorang
4.      .Suatu table acuan manual
5.      Sauatu agenda atau buku

Tahap Pembuatan Dfd
1.Diagram Konteks
Merupakan diagram yang menggambarkan suatu sistem berserta seliruh external entity yang terlibat dalam system,di sertai dengan data yang di gunakan atau di perlukan (hanya terlihat satu proses)


2. Diagram Level O
Merupakan diagram yang menggambarkan seluruh proses yang ada pada diagram konteks,seluruh external entity dan seluruh arus data yang ada dalam system (terlihat lebih dari satu proses)

2.6.3 Basis Data

Basis data adalah kumpulan dari beberapa file yang saling berkaitan sehingga membentuk suatu bangunan data yang menginformasikan tentang sebuah perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu, (Modal Matakuliah Basis Data)
Basis Data Menjadi prioritas tersendiri dalam kinerja manajemen perusahaan diantaranya :
1.        Basis data tidak hanya berikan data tetapi rencana atau model data
2.        Basis data dapat menjadi sumber utama yang di gunkan secara bersama-sama oleh berbagai pemakai dalam perusahaan sesuai dengan kebutuhan
Dalam Dunia computer.basis data dapat dikategorikan sangat special karna selalu menjadi hal utama dalam perencanaan system computer suatu perusahaan.
1.Normalisasi

Merupakan proses untuk mengkoordinasi file untuk menggunakan element-elemen yang ber ulang-ulang dan data menjadi table-tabel yang menunjukan entyity dan relasi-relasinya.suatu table di katakana normalapabila memenuhi sekumpulan atauran bentuk normalissasi.
Aturan-aturan normalisasi
1.Bentuk suatu normal kesatuan (1NF)
1NF terpenuhi jika sebuah tabel untuk memiliki atribut banyak (merupakan atribut sederhana atau atribut tunggal)
2.Bentuk Normal kedua (2NF)
  Syarat 2NF yaitu:
     a.Harus Memenuhi 1NF
  b.Semua atribut bukan kunci bergantung secara fungsional pada atribut  kunci.
1.      Bentuk Normal ketiga (3NF)
Syarat 3NF yaitu:
a.   Harus Memenuhi 2NF
b.        Semua atribut bukan kunci harus bergantung penuh pada atribut kunci primer Kamus Data
Kamus data (data dictionary) adalah catalog pakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu system informasi,edhy sutanta (2003:65)
Dengan menggunakan kamus data,analisis system dapat mengidenfimisikan dfata yamng mengaliar di system secara lengkap.pada tahap analisis system,yaitu tentang data yang masuk ke system dan tentang inpormaasi yang di butuhkan oleh pemakai system,pada tahap perancangan system,kamus data di gunakan untuk meranacang input,merancang database
1.        Diagram Relasi Entitas (Entitas Relation Diagram)
Diagram Relasi Entitas (Entitas Relation Diagram) adalah suatu alat yang dapat di gunakan untuk mengorganisasikan data yang di kumpulkan dimana dalam di agram ini dapat di perhatikan entitas-emtitas yang beserta hubungan antar entitas tersebut Drs Daryanto (2004:89) Untuk membantu memori gambaran relasi secara lengkap terdapat tiga relasi dalam hubungan atribut dalam suatu file yaitu:

1.        One To One relationship
Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah satu berbanding satu hubungan tersebut dapat di wakili dengan tanda anak panah tunggal.
2.        One To Many  relation
Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah satu berbandingBanyak atau one to many relation ship.relasi antara keduanya di wakilkanPanah ganda untuk menunjukan hubungan banyak dan  panah tunggal untuk hubungan yang satu   
       
3.        Many to Many Relationship
Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalash
banyak berbanding banyakmkeduanya di wakilkan dengan panah ganda.

4.        Pengkodean
Menurut Jogianto HM dalam bukunya analisis dan desain system informasi menerangkan bahwa kode (pengkodean)di gunakan untuk tujuan menklasifikasikan data kedalam computer untuk mengambila bermacam-maceminformasi yang berhubungan denganya.kode dapat di bentuk dari kumpulan angka,huruf adan karakter khusus(misalnya%,-,$,#,: dan lain sebagainya)
1.        Petunjuk Pembuatan Kode
Didalam Rancangan suatu kode harus di perhatikan hal-hal sebagai berikut:
a.         Harus Mudah diingat
b.        Harus Unik
c.         Harus Fleksibel
d.        Harus Konsisten
e.         Harus di standarisasi
f.         Harus efisien
g.        Spasi di hindari
h.        Panjang Kode harus sama

2.        Tipe dari kode
Ada beberapa macam tipe dari kode yang dapat di gunakan dalam system informasi antara lain:

a.         Kode Mnemonik
Kode Mnemonik (Mnemonik code) di gunakan untuk tujuan supaya mudah di inget.kode mnmonik di buat dengan dasar singkatan atau mengambil sebagian karakter dari item yang akan di wakili dengan kode ini.
Misalnya kode “p”untuk pria dam “w” untuk wanita dan sebagainya.
b.        Kode Urut
Kode urut (sequential code) di sebut juga dengan kode seri(serial code)merupakan kode yang nilai urut nya antara satu kode dengan kode berikutnya,contohnya:
001 kas
002 Piutang Dagang
003 Persedian Barang dagang dan sebagainya
Kebaikanya:
·            Sangat sederhana
·            Mudah diterapkan
·            Kode dapat pendek tetapi unik
·           Cocok untuk rekaman di file yang menggunakan no recoard relative
·           Baik untuk pengendalian,karena kode yamg hilang mudah untuk di ketahui  Kekuranganya:
·           Penambahan kode hanya dapat di tambahkan pada akhir urutan dan tidak dapat disisipkan
·           Tidak mempunyai dasar logika tentang informasi item yang di wakilinya,kecuali hanya berdasarkan urutansaja.
·           Tidak fleksibel jika terjadi perubahan kode.
c.         Kode Block
Kode Blok atau nblok kode mengaplikasikan item kedalam kelompok blok tertentu yang mencerminkan satu klasifikasi tertentu atas dasar pemakaian maksimum yang di harapkan.
Contoh : Nomor rekening dalam buku besar
1000 Kas
1100 Piutang Dagang
1200 Persedian Barang dagang
1210 Persediaan Produk dalam proses
1300 Biaya di bayar di muka


Kebaikanya :
·           Nilai dari kode mempunyai arti,yaitu masuk dari blok tertentu
·           Mudah di perluas
·           Kode dapat di tambah atau di buang sebagian
·           Proses pembuatan laporan ke ungan dapat di lakukan dengan lebih mudah karna tiap-tiap kelompok rekening dapatdi ketahui dari blok kodenya                          
      Kelemahanya:
·           Panjang kode tergantung panjang blok,akibatnya menjadi cukup panjang
·           Kurang mudah di ingat
d.        Kode Group
Kode group merupakan kode yang berdasarkan fleld-fleld dan tiap-tiap fleld kode mempunyai arti.
Contohnya biaya yang terjadi di perusahaan dapat di klompokan dalam 9 macam biaya dan masing-masing klompok biaya tersebut dapat terdiri lagi dari rincian macam-macem biaya,boiaya-niaya tersebut dapat terjadi di semua departemen dan perusahaan.
Untuk maksud pengendalian biaya.perusahaan menetapkan pusat-pusat pertanggung jawaban yang berbentuk pusat biaya.maka kode rekening biaya tersebut dapat di bentuk sebagai berikut:
X         = Kelompok biaya
XXX   = Rincian Biaya Tetap
XXXX= Pusat Pertanggumg jawaban
Kebaikanya:
·           Nilai dari kode mempunyai arti
·           Mudah di perluas
·           Dapat di tambah atau di buang sebagian
·           Dapat menunjukan jenjang dari data
  Kelemahanya:
·           Kode dapat menjadi panjang

e.         Kode Desimal
Kode decimal mengklarifikasikan kode atas dasar 10 unit angka decimal mulai angka 0 sampai dengan angka 9 atau dari 00 sampai dengan angka 99 tergantung dari banyaknya kelompok.
Contoh:
00  Aktiva Lancer
00100 Kas
00200 Piutang Dagang
01  Aktiva Tetap
0110 Tanah

2.6.4 Diagram Alir Program (Program Flowchart)
Bagan alir program adalah bagan yang menjelaskan secara terinci langkah-langkah dari proses suatu program.
Bagan alir program di gunakan untuk menggambarkan logika program yang di rancang.menurut Jogianto (2000:795)Flowchat merupakan bagan yang menunjukan alir didalam program atau prosedur system secara logika symbol-simbol didalan flowchat program adalah sebagai berikut:




 Table 2.2 Simbol-Simbol Bagan Alir program
NO
SIMBOL
KETERANGAN

1
Terminal
Merupakan mulai dan mengakhiri program


2
Garis Alir
Untuk mengabungkan arah tujuan symbol flowchart yang satu dengan yang lainya


3
Untuk member nilai awal dengan akhir



4
Input/ouput
Menunjukan oprasi pembaca input dan output


5


Penghubung halaman yang sama


6


Penghubung halaman yang berbeda



Procedure


7
Menunjukan suatu oprasi yang tujuanya di tujukan di tempat lain

8
Kondisi /Syarat/Keputusan
Menunjukan suatu seleksi yang harus di kerjakan

2.6.5 Bahasa Pemerograman  Visual Basic

Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh orang yang baru belajar membuat program. Hal ini lebih mudah lagi setelah hadirnya Microsoft Visual Basic, yang dibangun dari ide untuk membuat bahasa yang sederhana dan mudah dalam pembuatan scriptnya (simple scripting language) untuk graphic user interface yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows.
Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Ini terlihat dari dasar pembuatan dalam visual basic adalah FORM, dimana pengguna dapat mengatur tampilan form kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah.
Komponen dasar VB 6. Sebelum masuk ke komponen akan dijelaskan cara membuka / mengaktifkan VB 6. Caranya adalah sebagai berikut :
Mengaktifkan VB

1. Klik Start
2. All porgrams
3. Microsoft Visual Studio 6.0
4. Microsoft Visual Basic 6.0
5. Standart Exe
6. Open

Pengenalan Komponen Dasar

1. Menu Bar

Menu bar dalam VB seperti yang biasa kita lihat dalam Microsoft Office. Di dalamnya terdafat menu File, Edit, View, Project, Format dan sejenisnya

2. Standart Bar

Standart Bar adalah sebuah window yang berisi ikon-ikon yang fungsinya sama dengan menu, tetapi dapat digunakan dengan lebih cepat karena sebuah ikon mewakili satu perintah tertentu. Contohnya adalah ikon Open, Save, Copy, Paste,  Undo dan sejenisnya.

3. ToolBox

ToolBox adalah window yang berisi objek-objek untuk ditempatkan dalam form. Contohnya objek Label, TextBox, ListBox, ComboBox, Frame, dan sejenisnya

4. Form

Form sering disebut dengan GUI (Graphical User Interface), adalah sebuah objek yang digunakan untuk menempatkan objek-objek dari ToolBox.

5. Project Window

Project Window adalah sebuah window yang menampung project dan Form. Di dalamnya juga terdapat ikon View Code (untuk menampilkan area text editor) dan ikon View Object (untuk menampilkan GUI). Dengan menggunakan project window ini kita juga dapat menambah form, menghapus, mengganti nama form, memilih startup project dan lain-lain.

6. Properti Window

Properti window adalah sebuah window yang digunakan untuk memodifikasi objek berupa mengubah Caption, memberi nama objek, mengubah warna, ukuran, model dan sejenisnya
Langkah-langkah pembuatan program
 Langkah-langkah umum untuk embuat program aplikasi adalah sebagai  berikut:
a.       Gambarkan object dan tata letak kedalam object form menggunakan icon-icon object yang terdapat dalam compenent paletle
b.      Tentukan property pada tiap object menggunkan tab properties pada jendela object inspector.
c.       Tulis kode program pada editor program untuk event pada object yang diingkan
Menjaankan program
Untuk menyiapakan program aplikasi,pilihlah menu run lalu run atau tekan tombol f9 atau klik saja icon run
Menyiapkan Program
Untuk menyimpan fie yang telah di buat,dapat dilakukan dengan cara:
a.       Pilih menu file lalu pilih save project as
b.      Pada isian file nama,ketikkan nama unit yang disimpan.
c.    Klik tombol save
Membuat program
Untuk membuka program aplikasi yang sudah disipan,dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a.         Pilih menu file lalu tekan tombol ctrl + fll atau klik icon open project
b.        Pilih project yang akan dibuka
c.         Klik tombol open
Menutup dan mengakhiri program
a.         Untuk menutup program aplikasi pilih menu file lalu close all.
b.        Untuk mengakhiri Visual Besic 6.0 pilih menu file lalu exit